Home > All Articles > Australia Juara Piala Asia 2015, Pemain Berdarah Indonesia Cetak Satu Gol
Tim Cahill dan Massimo Luongo

Australia Juara Piala Asia 2015, Pemain Berdarah Indonesia Cetak Satu Gol

Australia juara Piala Asia 2015 setelah menang 2-1 atas Korea Selatan lewat babak perpanjangan waktu, dalam partai final yang berlangsung di ANZ Stadium, Sydney.

Pemain berdarah Indonesia, Massimo Luongo mencetak gol buat Australia di penghujung babak pertama. Pemain Bayer Leverkusen, Heung Min Son membuat gol penyeimbang skor hanya beberapa saat sebelum babak kedua berakhir. Australia membuat gol penentu kemenangan di penghujung paruh pertama babak perpanjangan waktu.

Timnas Australia pun mencatatkan sejarah untuk pertama kalinya menjadi juara Piala Asia. Pada tahun 2011 silam, Australia kalah dari Jepang di partai final. Sedangkan Korea Selatan harus mlupakan ambisi untuk kembali menjadi juara Piala Asia. Terakhir kalinya Korea Selatan menjadi juara Piala Asia pada tahun 1960 silam.

ULASAN JALANNYA PERTANDINGAN

Australia membahayakan gawang Korsel pada menit kesembilan. Eksekusi tendangan bebas Mile Jedinak membuat bola melayang tipis di atas gawang. Menit ke-24, Korsel mendapatkan peluang lewat sundulan Kwak Tae-Hwi yang menyambar umpan tendangan bebas dari Ki Sung Yueng. Tapi bola masih meluncur di samping kanan gawang Australia. Beberapa saat kemudian Australia membuat serangan balik berbahaya. Tendangan keras Tim Cahill yang menyambar umpan dari Robbie Kruse, membuat kiper Kim Jen Hyeon melompat terbang menepis bola.

Memasuki menit ke-36, Korsel membuat peluang bagus lewat sepakan jarak dekat Heung Min Son yang menyambut umpan silang dari Cha Du Ri, tapi bola masih melebar tipis di samping gawang Australia. Tak lama berselang Heung Min Son kembali melepaskan tembakan kencang di dalam kotak penalti Australia. Bola sempat membentur kaki Luongo, dan melayang tipis di atas gawang Australia.

Pada menit ke-43, tendangan bebas Korsel yang dieksekusi oleh Ki Sung Yueng, masih mengarah tepat ke pelukan kiper Australia, Matthew Ryan. Dua menit berselang, umpan terobosan dari Trent Sainsbury jatuh ke kaki pemain bernomor punggung 21, Massimo Luongo, yang berdiri di depan kotak penalti Korsel. Setelah mendapatkan ruang tembak, Massimo Luongo melepaskan tendangan kencang yang sukses membuat bola bersarang di gawang Korea Selatan. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
NEXT –> Jalannya Babak Kedua dan Perpanjangan waktu, Statistik Pertandingan
kursor Klik  page 2 untuk baca  halaman berikutnya

Check Also

Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes (Odds 0 - 1 1/4) Posisi Kedua Tim di Klasemen Liga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>