Home > All Articles > Dua Pemain Liga Inggris Yang Jadi Kapten Finalis Piala Asia 2015, Siapa Bakal Berjaya?
final-piala-asia-australia-vs-korea-rep

Dua Pemain Liga Inggris Yang Jadi Kapten Finalis Piala Asia 2015, Siapa Bakal Berjaya?

Tim nasional Australia dan Korea Selatan bakal bertarung dalam partai final Piala Asia 2015 yang berlangsung di ANZ Stadium, Sydney. Australia bakal berupaya untuk merebut gelar juara Piala Asia untuk pertama kalinya. Pada Piala Asia 2011 lalu, Australia harus puas menjadi runner up setelah kalah 0-1 dalam laga final melawan Jepang.

Korea Selatan memiliki kans besar berjaya di Piala Asia 2015, karena diperkuat oleh pemain-pemain yang sedang tampil mokcer di berbagai kompetisi Eropa, terutama di Bundesliga Jerman. Pelatih Uli Stielike memiliki misi utama untuk membawa Korea Selatan kembali menjadi juara Piala Asia. Walaupun menjadi wakil Asia yang paling sering tampil dalam Piala Dunia, tim nasional Korea Selatan baru dua kali menjadi juara Piala Asia. Korea Selatan terakhir kalinya menjadi juara Piala Asia pada tahun 1960 lalu saat menjadi tuan rumah.

Saat ini ada dua pemain paling ngetop di kubu Australia dan Korea Selatan, yaitu Tim Cahill dan Heung Min Son. Sejak mencetak gol spektakuler di Piala Dunia 2014, nama Tim Cahill kembali menjadi pusat perhatian pecandu sepakbola di seantero dunia. Mantan pemain Everton tersebut berhasil menunjukkan tajinya sebagai pemain top dengan penampilan gemilang di Piala Asia 2015. Heung Min Son namanya mencuat dalam dua tahun terakhir berkat penampilan ciamik di Bundesliga bersama Bayer Leverkusen. Heung Min Son tampil cemerlang di Piala Asia 2015, dan berhasil memborong dua gol kemenangan Korea Selatan di babak perempat final.

Selain Tim Cahill dan Heung Min Son, Australia dan Korea Selatan memiliki pemain hebat lainnya yang jarang jadi sorotan, yaitu Mile Jedinak Ki Sung Yueng. Kebetulan kedua pemain tersebut saat ini membela klub Inggris, dan juga merupakan kapten masing-masing tim. Jadi, siapapun diantara Mile Jedinak atau Ki Sung Yueng, bakal berkesempatan sebagai orang pertama yang mengangkat trofi juara Piala Asia 2015, jika negaranya menang dalam partai final nanti.

Berikut kami sajikan profil singkat dua pemain Liga Inggris yang jadi kapten finalis Piala Asia 2015, Mile Jedinak dan Ki Sung Yueng.

MILE JEDINAK

Selain menjadi kapten timnas Australia, Mile Jedinak juga ditunjuk jadi kapten klub Crystal Palace. Karir Mile Jedinak di Eropa dimulai saat tampil di Liga Turki bersama dua klub, yakni Genclerbirligi dan Antalyaspor. Pada awal musim 2011/2012, Mile Jedinak memulai karir bersama Crystal Palace yang saat itu masih berkompetisi di Championship Division, dan Jedinak langsung menjadi favorit suporter klub. Semusim kemudian Mile Jedinak berhasil membawa Crystal Palace promosi ke Premier League.

kapten finalis Piala Asia 2015Setelah pada musim 2013/2014 lalu berhasil membawa Crystal Palace lepas dari ancaman degradasi, pada musim ini permainan Mile Jedinak mengalami progres yang positif. Dari 18 kali tampil di Premier League musim ini, Mile Jedinak telah mencetak lima gol. Kehebatan dalam permainan Mile Jedinak adalah jago melakukan tekel dan intersep, serta handal dalam duel-duel di udara.

Mile Jedinak membuat debut bersama timnas Australia pada tahun 2008 silam, dan dua tahun berikutnya Jedinak terpilih masuk skuad Australia di Piala Dunia 2010. Mile Jedinak juga masuk skuad Australia di Piala Asia 2011 dan mencetak dua gol. Mile Jedinak ditunjuk sebagai kapten Australia beberapa pekan sebelum gelaran Piala Dunia 2014. Saat ini Mile Jedinak telah mengoleksi 55 caps dan mencetak 8 gol buat timnas Australia.

KI SUNG YUENG 

Teknik skill mengolah bola, akurasi passing, serta visi permainan Ki Sung Yueng sudah terlihat hebat saat dirinya masih bermain di klub lokal FC Seoul. Permainan menawan Ki Sung Yueng membuat Glasgow Celtic kepincut mengontraknya. Ki Sung Yueng akhirnya bermain bersama Glasgow Celtic selama tiga  musim dan berhasil mempersembahkan satu gelar Liga Skotlandia dan satu gelar Piala Skotlandia. Pada musim 2011/2012. Ki Sung Yueng tampil menawan bersama Glasgow Celtic dengan mencetak 7 gol dan 6 assist di Liga Skotlandia.

Pada awal musim 2012/2013, Ki Sung Yueng dibeli oleh Swansea City seharga 6 juta Poundsterling. Permainan menawan Ki Sung Yueng di Liga Skotlandia berlanjut di Liga Primer Inggris. Ki Sung Yueng menjadi salah satu pemain andalan di masa Michael Laudrup masih jadi manajer Swansea City. Ki Sung Yueng sukses besar bersama Swansea City mencetak sejarah menjadi pemain Asia ketiga yang pernah menjuarai trofi bergengsi di kompetisi sepakbola Inggris, dengan menjuarai Piala Liga Inggris pada musim 2012/2013.

kapten finalis Piala Asia 2015Setelah sukses menjadi juara Piala Liga Inggris, Ki Sung Yueng berselisih dengan Michael Laudrup, dan akhirnya dia dipinjamkan selama semusim ke Sunderland, dan tampil gemilang bersama klub barunya tersebut. Ki Sung Yueng berhasil mencetak 4 gol dari 34 kali tampil bersama Sunderland. Pada awal musim ini Ki Sung Yueng ditarik kembali oleh Swansea City, dan berhasil menjadi pemain pilar di lini tengah klubnya tersebut. Ki Sung Yueng telah mencetak tiga gol dari 20 kali bermain di Liga Primer Inggris musim ini.

Ki Sung Yueng merupakan salah satu pemain paling senior di timnas Korea Selatan saat ini. Sejak membuat debut bersama timnas di tahun 2008, Ki Sung Yueng telah mengoleksi 71 caps dan 5 gol. Pada tahun 2012 lalu Ki Sung Yueng sukses membawa Korsel meraih peringkat tiga sekaligus meraih perunggu di Olimpiade London. Selama membela timnas Korea Selatan, Ki Sung Yueng terkenal kritis. Pada bulan Juli 2013, Ki Sung Yueng secara terang-terangan mengkritik pelatih Korsel saat itu, Choi Kang-hee lewat akun Facebook pribadinya.

Walau gemar membuat kontroversi, kepemimpinan Ki Sung Yueng di lapangan sangat dibutuhkan oleh timnas Korea Selatan. Karena itu pelatih Uli Stielke tanpa ragu menunjuk Ki Sung Yueng sebagai kapten Korsel sejak bulan Oktober 2014 lalu, karena kapten sebelumnya Koo Ja Cheol menunjukkan perfoma buruk. Dan keputusan Uli Stielke terbukti positif, dengan hasil Ki Sung Yueng berhasil memimpin rekan-rekannya menembus babak final Piala Asia 2015.

( yos mo)

Check Also

Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club (Odds 0 - 3/4) Karakteristik Tim Sevilla KekuatanMenyerang melalui sayapSangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>