Home > All Articles > Jelang Galatasaray vs Chelsea: Adu Strategi Eks Allenatore Nerazzurri

Jelang Galatasaray vs Chelsea: Adu Strategi Eks Allenatore Nerazzurri

Perang adu strategi antara dua eks pelatih Inter Milan menjadi salah penghias sengitnya duel antara Galatasaray vs Chelsea pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung malam nanti di Turk Telekom Arena. Pembesut kedua tim merupakan eks allenatore Nerazzurri, yang berprestasi bagus bersama klub Italia tersebut.

Roberto Mancini yang melatih Galatasaray sejak pertengahan musim ini, pernah menjadi pelatih Inter Milan dari tahun 2004 hingga 2008 dengan prestasi 3 gelar Scudetto Liga Italia Serie-A, dua trofi juara Coppa Italia, serta 2 trofi Piala Super Italia. Sementara Jose Mourinho membesut Inter Milan dari tahun 2008 hingga 2010 dengan prestasi satu trofi juara Liga Champions, 2 gelar Scudetto Liga Italia Serie-A, 2 gelar juara Coppa Italia, serta satu trofi juara Piala Super Italia.

Bukan menjadi rahasia lagi jika  hubungan antara Roberto Mancini dengan Jose Mourinho tidak akur. Saat Roberto Mancini masih melatih Manchester City dan Jose Mourinho masih membesut Real Madrid pun, kedua pelatih itu sudah perang mulut dan tidak bersalaman pada akhir laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu dalam laga grup Liga Champions musim lalu.

Pertengkaran kedua allenatore itu dipicu setelah Roberto Mancini menyatakan kesuksesan Mourinho menyabet treble juara pada musim 2009/2010 berkat warisan skuat Interdari Mancini. Sontak  Jose Mourinho tak terima dengan klaim Mancini itu.

Malam nanti keduanya akan saling bersaing membuktikan kehebatan strategi masing-masing. Roberto Mancini yang dipercaya menjadi Galatasaray sejak bulan Oktober 2013 lalu, sukses mengangkat prestasi klub raksasa Turki itu dari papan tengah ke posisi dua saat ini. Roberto Mancini juga berperan besar membantu Galatasaray lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan menyingkirikan Juventus.

Sementara Jose Mourinho berhasil membawa Chelsea memuncaki klasemen Liga Primer Inggris, dan membawa Chelsea lolos ke babak 16 besar Liga Champions menjadi juara grup E.

Roberto Mancini masih mengandalkan pemain-pemain pilar yang mengantarkan Galatasaray lolos ke babak perempat final Liga Champions musim lalu. Didier Drogba masih menjadi andalan Galatasaray di lini depan dan telah mencetak dua gol dan tiga assist di Liga Champions musim ini. Wesley Sneijder juga masih tetap menjadi jendral pengatur serangan Galatasaray, dan telah mencetak dua gol di Liga Champions. Sementara Umut Bulut menjadi pencetak gol terbanyak Galatasaray di Liga Champions musim ini dengan jumlah tiga gol.

Sementara Jose Mourinho pada musim ini pemain-pemain Chelsea warisan pelatih Rafael Benitez yang dikolaborasikan dengan pemain-pemain yang baru direkrutnya, seperti Eden Hazard, Oscar, John Terry, Willian, Samuel Eto’o, dan Ramires.

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN
GALATASARAY:
Fernando Muslera, Semih Kaya, Aurelien Chedjou, Emmanuel Eboue, Hakan Balta, Felipe Melo, Selcuk Inan, Wesley Sneijder, Umut Bulut, Didier Drogba, Burak Yilmaz
CHELSEA:
Petr Cech, John Terry, Gary Cahill, Branislav Ivanovic, Cesar Azpilicueta, John Obi Mikel, Ramires, Frank Lampard, Eden Hazard, Willian Borges, Samuel Eto’o,

INFO TIPS PREDIKSI SKOR GALATASARAY vs CHELSEA KLIK DISINI

Check Also

Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club (Odds 0 - 3/4) Karakteristik Tim Sevilla KekuatanMenyerang melalui sayapSangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>