Home > All Articles > Sepakbola Indonesia Makin Kisruh
Sepakbola-Indonesia-Makin-K

Sepakbola Indonesia Makin Kisruh

Dunia Sepakbola Indonesia makin kisruh menyusul sanksi yang diberikan Komite Eksekutif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kepada  15 klub ISL dan 27 klub Divisi Utama yang tak mau berada dalam naungan yuridiksi PSSI. Adapun 15 klub ISL yang terkena sanksi oleh  PSSI adalah PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Pelita Bandung Raya, Persisam Putra Samarinda, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Barito Putra, Madura United, Persita Tangerang, Persela Lamongan, Persiwa Wamena, Persidafon Dafonsoro, Persiram Raja Ampat, dan Persipura Jayapura.

Selain memberi sanksi kepada klub, PSSI juga memberikan sanksi berat kepada 22 pemain yang menolak bergabung dengan tim nasional Indonesia yang akan menghadapi laga penyisihan Piala Asia. 22 pemain yang dihukum tersebut yaitu Boaz Solossa, Ricardo Salampessy, Patrich Wanggai, Immanuel Wanggai, Ian Louis Kabes, Lukas Mandowen, dan Ortizan Solossa (Persipura Jayapura),  Fachrudi dan Busari (Madura United); M.Roby (Persisam Putra Samarinda); Zulkifli Syukur dan Ahmad Bustomi (Mitra Kukar); I Made Wirawan, Atep, M Ridwan (Persib Bandung); Tantan (Sriwijaya FC); Samsul Arif (Persela Lamongan); Jailani Sibi dan Ronal Setmop (Persidafon Dafonsoro); Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo (Arema LSI); serta Irfan Raditya (Arema LPI). 22 pemain tadi tidak diperbolehkan  mengikuti kegiatan sepak bola di Indonesia selama enam bulan serta denda  sebanyak 100 juta rupiah.

Atep yang terkena sanksi oleh PSSI merasa bingung dengan keputusan sanksi yang diberikan kepadanya. Atep merasa bermain di bawah naungan KPSI dan tak paham dia diberi sanksi bermain di kompetisi mana. Atep juga mengatakan bahwa keputusan dia bergabung atau tidak dengan tim nasional Indonesia bergantung terhadap manajemen Persib klubnya saat ini.

Klub Sriwijaya FC menangapi dingin sanksi yang diberikan PSSI kepada mereka dan pemainnya Tantan. Direktur Teknik SDM Sriwijaya, Hendri Zainuddin mengaku membuang semua surat yang dikirimkan kepada Sriwijaya ke tong sampah. Hendri Zainuddin mengungkapkan bahwa PSSI saat ini  tidak lagi memiliki legitimasi mengatur persepakbolaan Indonesia, lantaran lebih dari dua per tiga anggota PSSI telah menyatakan mosi tidak percaya pada kepengurusan PSSI dibawah Djohar Arifin.

Pihak PSSI sendiri sudah menyiapkan laporan pemberian sanksi ini kepada AFC. Ketua PSSI Djohar Arifin Husin memberi alasan bahwa pemberian sanksi ini demi menegakkan peraturan sepakbola di Indonesia sehingga sepak bola Indonesia bisa selamat dari ancaman sanksi FIFA. Pemain-pemain yang diberi sanksi diberikan waktu hingga 4 Februari untuk mengajukan banding.

Kekisruhan yang terjadi pada dunia sepakbola Indonesia ini bisa  mengancam persiapan tim nasional Indonesia yang akan menghadapi penyisihan grup C Piala Asia 2015. Indonesia bergabung dalam grup maut bersama tim-tim kuat Arab Saudi, Irak, dan China. Indonesia akan mengawali laga penyisihan Piala Asia pada 6 Februari 2013 melawan Irak di  Al-Rashid Stadium,Dubai. Sebelum menghadapi Irak, timnas Indonesia akan menjalani laga persahabatan melawan Jordania.

Check Also

Slovenia vs England

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2018: Slovenia vs England

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2018: Slovenia vs England (Odds 3/4 - 0) 5 Pertandingan Terakhir Slovenia ( …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

sbbanner