Home > All Articles > Timnas Indonesia U-19 Kembali Telah Kekalahan Memalukan di Brunei
U-19

Timnas Indonesia U-19 Kembali Telah Kekalahan Memalukan di Brunei

Timnas Indonesia U-19 kembali telan kekalahan memalukan di Brunei Darussalam, dalam pertandingan keempat mereka di ajang Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014. Pada pertandingan hari ini Indonesia U-19 kalah 1-2 dari Kamboja di Stadion Hassanal Bolkiah.

Mengawali laga dengan serangan bergelombang, skema serangan Indonesia masih tampak monoton dan gampang dibaca lawan yang menunggu di garis pertahanan sambil melakukan serangan balik cepat.

Baru pada menit ke-10, Indonesia mendapatkan peluang melalui tendangan Evan Dimas memanfaatkan umpan Paulo Sitanggang, namun sayang tendangannya masih mudah ditepis kiper Kamboja. Semenit kemudian, umpan tendangan bebas Evan Dimas disundul oleh Dimas Dradjat. Sayang, sundulan Dimas Dradjat masih melebar tipis di sisi kiri gawang Kamboja.

Kamboja yang telah membaca kelemahan strategi Indra Sjafri, memilih menggunakan cara yang sebelumnya digunakan oleh Brunei dalam mengalahkan Indonesia, yakni dengan menunggu di garis pertahanan dan melancarkan serangan balik. Hal itu berbuah manis setelah pada menit ke-22, umpan lambung yang dikirim dari sisi kiri pertahanan Indonesia, diteruskan dengan sundulan oleh Sok Sovan, yang membuat kiper Indonesia Awang Setho tak berdaya.

Timnas Indonesia U-19 mampu menyamakan skor 1-1 pada menit ke-41 Bola tendangan keras Paulo Siitanggang membentur tiang gawang Kamboja, bola rebound disambar oleh Dimas Drajat dan sukses mengoyak gawang Kamboja.

Setelah mampu menyamakan skor jadi 1-1, Indonesia makin bernafsu melakukan serangan, namun selalu kandas karena kesalahan dasar yang sering dilakukan para pemain. Pada menit ke-43, Kamboja unggul kembali melalui gol Sokumpheak memanfaatkan kelengahan pertahanan Indonesia.

Pada babak kedua, Indonesia yang gencar mengurung pertahanan Kamboja, sering sekali membuang peluang yang seharusnya menjadi gol, karena para pemain yang selalu terburu-buru atau kurang tenang dalam menuntaskan penyelesaian akhir. Berulang kali tendangan dan sundulan para pemain Indonesia dapat dimentahkan oleh penjaga gawang Kamboja, dan diantisipasi para pemain Kamboja yang menumpuk para pemainnya di sektor pertahanan.

Pelatih Indra Sjafri terlihat kurang memiliki keberanian merubah skema permainan untuk mengatasi pertahanan rapat Kamboja. Pakem serangan melalui sayap dan tendangan langsung dari luar kotak penalti berulangkali melenceng dari sasaran dan kurang efektif.

Kegagalan dalam turnamen Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei, menjadi pekerjaan rumah yang besar buat Indra Sjafri apabila ingin konsisten mengatakan timnya sudah diatas level Asia, karena melawan empat negara Asia Tenggara saja seperti Malaysia, Brunei, Vietnam dan Kamboja, sang pelatih tak mampu membuktikan ucapannya tersebut.

(GP)

Check Also

Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club (Odds 0 - 3/4) Karakteristik Tim Sevilla KekuatanMenyerang melalui sayapSangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>