Home > All Articles > Michel Platini: Sang juara sejati Eropa
Michel_Platini_Sekarang_G

Michel Platini: Sang juara sejati Eropa

Michel Platini adalah salah satu pemain tengah terbaik yang pernah terlahir dari Perancis. Platini  pemain tengah yang luar biasa yang jitu memberikan umpan terukur, piawai melakuaknl tendangan bebas, dan tajam dalam menyelesaikan umpan bola yang diberikan kepadanya. Michel Platini adalah pencetak gol terbanyak,serta pemain terbaik selama kejuaraan Piala Eropa 1984,dan sukses pula mengantar Perancis merebut gelar juara Piala Eropa untuk yang pertama kalinya. Bakat kepemimpinan Platini di lapangan hijau sewaktu masih aktif bermain,kini diteruskan selepas dia gantung  sepatu. Michel Platini kini menjabat sebagai Presiden Asosiasi Sepakbola Eropa( UEFA).

Michel Platini

Karir Sepakbola Michel Platini

Michel Platini memiliki hubungan yang kental dengan  Italia, karena ia adalah anak seorang  putra imigran Italia. Platini  lahir di Meurthe-et-Moselle,Perancis pada tahun 1955. Dia mengawali karir sepakbola di klub  Joeuf. Ketika Paltini bergabung dengan Metz, ia tidak pernah mendapat kesempatan bermain. Platini yang frustasi di Metz,memutuskan bergabung  dengan tim cadangan  klub Nancy  pada tahun 1972.Platini mulai mendapat perhatian tim pelatih Nancy,saat ia kerap tampil menawan dalam pertandingan antar tim cadangan. Akhirnya,Platini diberi  untuk bermain bersama tim inti nacy. Platini melakukan debut di Liga Perancis pada 3 Mei 1973, saat melawan tim Nimes. Namun rentetan cedera membuat  Platini tidak bisa berbuat banyak menolong Nancy terhindar dari degradasi . Di musim berikutnya,Platini  berjasa besar kepada Nancy dengan membawa Nacy kembali ke divisi utama Liga Perancis,Platini sukses mencetak  17 gol.Pada tahun 1978,Platini yang dipercaya menjabat sebagai kapten,memimpin rekan-rekannya di Nancy merebut trophi Piala Perancis . Saat kontraknya dengan nANCY berakhir, ia pindah ke Saint-Etienne. Platini memenangkan liga Prancis bersama Saint-Etienne  di tahun 1981. Itu adalah gelar terakhir yang didapat Saint Etienne di Liga Perancis,dan tidak bisa diulangi lagi hingga saat ini.

Platini pindah ke Juventus setelah kontraknya dengan Saint-Etienne berakhir. Setelah sempat kesulitan beradaptasi, Platini mencicipi kesuksesan besar bersama Juventus. Michel Platini memenangkan Piala Italia bersama Juventus pada tahun 1983. Platini berhasil merebut Scudetto pada tahun 1984 dan 1986 bersama Juventus. Platini juga memenangi Piala Winner Eropa di tahun 1984.Puncak kesuksesan Michel Platini bersama Juventus saat ia memenangkan gelar Piala Champions di tahun 1985. Dalam pertandingan final Piala Champions,Platini yang mencetak gol tunggal kemenangan Juventus. Prestasi gemilang Platini bersama  Juventus membuatnya mendapatkan gelar  pemain sepak bola Eropa tiga kali  berturut-turut dari tahun 1983 hingga 1985.Platini juga menjadi top skorer Liga Italia Serie A selama tiga kali berturut-turut di tahun tersebut.

Michel Platini

Platini menjadi aktor utama saat membawa timnas Prancis  menjuarai Euro 1984.Platini juga menjadi top skorer di Euro 1984.  Catatan gol Platini kala itu tidak main-main: sembilan gol dalam lima pertandingan. Ia juga menyandang ban kapten. Bersama Luis Fernandes, Alain Giresse, dan Jean Tugana, Platini — yang saat itu berusia 29 tahun — mereka menjadikan Prancis sebagai tim yang memiliki kuartet lini tengah terbaik di Piala Eropa 1984.

Platini Dua kali  mencetak hat-trick di penyisihan grup. Dan di babak semifinal, golnya ke gawang Portugal di menit-menit terakhir membuat Prancis sukses menembus babak puncak. Di babak final yang dimainkan di stadion Parc des Princes, Platini sukses menghipnotis 47.368 manusia yang hadir saat itu dengan tendangan bebas andalannya yang sukses mengoyak jala Luis Arconada. Gelar internasional pertama Prancis berhasil di dapat. Sang kapten adalah aktor utamanya. Platini juga  pernah ikut berpartisipasi 3 kali di turnamen Piala Dunia (1978, 1984, 1986),dan  tampil 2 kali sebagai semifinalis.

Michel Platini Selepas Gantung Sepatu 

Pensiun sebagai pesepak bola, Platini tidak bisa meninggalkan dunia sepak bola. Platini sempat menjadi pelatih timnas Prancis pada 1988 hingga 1992 dan mencatat rekor 19 penampilan tak terkalahkan. Platini kembali muncul tahun 1998, saat Piala Dunia 1998 di Prancis, saat itu Platini menjadi Ketua Panitia Pelaksana, yang menjadikan Prancis sebagai juara Piala Dunia 1998 .

Platini terpilih pertama kali sebagai Presiden UEFA pada tahun 2007, saat itu Platini bersaing ketat dengan Presiden UEFA sebelumnya, Lennart Johansson. Platini unggul tipis lewat pemilihan suara, Platini unggul 27 suara, sementara Johansson unggul 23 suara. Namun untuk periode 2011, Platini terpilih kembali dengan pemilihan mutlak dan tidak ada saingan. Bahkan legenda Brazil, Pele, meminta agar Platini menjadi Presiden FIFA pada tahun 2015 mendatang. Hubungan Platini dengan Juventus pun sampai saat ini terjalin dengan baik. Platini terus memberikan dukungannya kepada Juventus dan berharap Juventus segera kembali menjadi tim besar yang menakutkan, seperti Juventus dimasanya dahulu.

PENGHARGAAN INDUVIDUAL

  • France Football Magazine’s French Player of the Year: 1976
  • France Football Magazine’s French Player of the Year: 1977
  • L’Équipe Magazine’s French Champion of Champions: 1977
  • Top Scorer in the Italian Championship: 1983
  • Chevron Award: 1983
  • European Footballer of the Year: 1983
  • Onze d’Or: 1983
  • Top Scorer in Italian Championship: 1984
  • European Championship Player of the Tournament: 1984
  • European Championship Top Scorer: 1984
  • European Footballer of the Year: 1984
  • Guerin Sportivo Magazine’s Player of the Italian Championship: 1984
  • L’Équipe French Champion of Champions: 1984
  • Onze d’Or: 1984
  • World Soccer Player of the Year: 1984
  • Top Scorer in the Italian Championship: 1985
  • Chevron Award: 1985
  • European Cup Top Scorer: 1985
  • Knight of the Legion of Honour: 1985
  • European Footballer of the Year: 1985
  • Onze d’Or: 1985
  • World Club Championship Final, Man of the Match: 1985
  • World Soccer Player of the Year: 1985
  • English Football League Centenary Classic Match, Man of the Match: 1987
  • Officer of the Legion of Honour: 1988
  • El País’ European Coach of the Year: 1991
  • World Soccer Manager of the Year: 1991
  • Artemio Franchi Prize: 2003
  • Named in FIFA 100: 2004
  • Elected UEFA President: 2007

Statistik Karir Michel Platini:
1972–1979  AS Nancy 181 main (98 gol)
1979–1982  Saint-Étienne 104 main (58 gol)
1982–1987  Juventus 147 main (68 gol)
1976–1987  France 72 main (41 gol)

Check Also

Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes (Odds 0 - 1 1/4) Posisi Kedua Tim di Klasemen Liga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>