Home > All Articles > Liputan Piala Dunia 2014: Profil Timnas Argentina
Pra Piala Dunia 2014

Liputan Piala Dunia 2014: Profil Timnas Argentina

Dalam liputan profil negara peserta Piala Dunia edisi kali ini, kami akan mengulas tim wakil Amerika Selatan yang merupakan pemegang dua gelar juara Piala Dunia, yaitu timnas Argentina, yang akan mengikuti ajang Piala Dunia untuk ke-16 kalinya.

Berbekal pemain-pemain kelas satu dunia yang mereka miliki, timnas Argentina tentunya ingin meraih gelar juara Piala Dunia pada tahun ini di benua mereka, Amerika Selatan.

Kilas Sejarah Prestasi  Timnas Argentina 

Timnas Argentina sudah mengikuti Piala Dunia edisi pertama tahun 1930 yang berlangsung di Uruguay. Timnas Argentina berhasil menyapu bersih kemenangan di Grup 1 Piala Dunia 1930 dengan mengalahkan Prancis 1-0, menang 6-3 atas Meksiko, dan unggul 3-1 atas Chile. Di babak semifinal Piala Dunia 1930, timnas Argentina menghabisi Amerika Serikat dengan skor telak 6-1.

Pada partai final Piala Dunia 1930, Argentina menyerah 2-4 ditangan tuan rumah Uruguay. Walau gagal menjadi juara, penyerang Argentina, Guillermo Stabile menjadi top skorer Piala Dunia edisi perdana ini dengan perolehan 8 gol.

Pada Piala Dunia tahun 1934, Argentina langsung tersingkir di ronde 1 setelah kalah 2-3 oleh Swedia. Argentina kembali mengikuti Piala Dunia pada tahun 1958, dan kembali gagal membuat hasil bagus. Di Piala Dunia 1958 timnas Argentina kalah 1-3 ditangan Jerman Barat, kalah 1-6 ditangan Cekoslowakia, dan hanya menang sekali saat melawan Irlandia Utara, yang membuat Argentina gagal melangkah ke babak selanjutnya.

Pada Piala Dunia tahun 1962, Argentina mengawali pertandingan  grup 4 dengan kemenangan 1-0 atas Bulgaria. Di pertandingan berikutnya Argentina malah kalah 1-3 oleh Inggris. Dan di pertandingan terakhir Grup 4, timnas Argentina hanya bermain imbang 0-0 dengan Hungaria, yang membuat Argentina gagal lolos ke babak selanjutnya.

Timnas Belgia kembali mengikuti Piala Dunia pada tahun 1966 yang berlangsung di Inggris. Timnas Argentina akhirnya berhasil melewati babak grup setelah membuat hasil menang 2-1 atas Spanyol, menang 2-0 atas Swiss, dan bermain imbang 0-0 melawan Jerman Barat. Namun di babak perempat final Argentina terpaksa harus mengakui keunggulan tuan rumah Inggris. Timnas Argentina kalah 0-1 oleh Inggris setelah kebobolan gol Geoff Hurst.

Setelah tak mengikuti Piala Dunia tahun 1970, empat tahun berikutnya Argentina mengikuti Piala Dunia yang berlangsung di Jerman Barat. Pada pertandingan pertama Grup 4 Piala Dunia 1974, Argentina menderita kekalahan 2-3 oleh Polandia. Pada pertandingan selanjutnya Argentina hanya bermain seri 1-1 melawan Italia. Hasil menang 4-1 atas Haiti di pertandingan ketiga Grup 4 membawa Argentina melangkah ke babak selanjutnya. Tapi diputaran kedua grup Piala Dunia 1974, Argentina tampil buruk setelah mendapatkan hasil kalah 0-4 oleh Belanda, kalah 1-2 ditangan Brasil, dan seri 1-1 dengan Jerman Timur.

Argentina menjadi tuan rumah Piala Dunia 1978  dan pada tahun inilah Argentina mendapatkan gelar juara pertama mereka di Piala Dunia. Argentina mengawali pertandingan Grup 1 Piala Dunia 1978 dengan kemenangan 2-1 atas Hungaria. Di pertandingan berikutnya Argentina menang 2-1 atas Prancis. Namun dalam laga terakhir Grup 1 Argentina kalah 0-1 ditangan Italia, yang menjadikan Argentina menjadi runner up Grup 1.

Timnas Argentina lalu mengikuti putaran kedua babak Grup di Piala Dunia 1978 dan mendapatkan kemenangan 2-0 atas Polandia, seri 0-0 dengan Brasil, serta menang telak 6-0 atas Peru, yang membawa Argentina lolos ke parati final. Di babak final Argentina menghadapi tim favorit juara Belanda. Dua gol dari Mario Kempes dan sebiji gol dari Daniel Bertoni akhirnya memberikan kemenangan 3-1 Argentina atas Belanda. Pada Piala Dunia 1978 ini Mario Kempes juga sukses menjadi top skorer dengan perolehan 8 gol.

Argentina mendapatkan hadiah tampil di Piala Dunia 1982 berstatus juara bertahan. Argentina mengalami kekalahan 0-1 oleh Belgia pada pertandingan pertama Grup 3. Untunglah di pertandingan berikutnya Argentina bisa menang telak 4-1 atas Hungaria, dan menang 2-0 atas El Salvador yang membawa Argentina melangkah ke babak selanjutnya. Namun di babak grup ronde 2 Piala Dunia 1982, timnas Argentina tak bisa menampilkan permainan terbaik, sehingga Argentina kalah 1-2 dari Italia, dan kalah 1-3 ditangan Brasil.

Empat tahun berikutnya, timnas Argentina berhasil mencapai prestasi tertinggi di pentas Piala Dunia berkat penampilan fantastis Diego Maradona. Pada babak Grup Piala Dunia 1986. Timnas Argentina lolos dari babak grup setelah sukses menang 3-1 atas Korea Selatan, menang 2-0 atas Bulgaria, dan seri 1-1 melawan Italia. Di babak 16 besar Piala Dunia 1986, Argentina berhasil mengalahkan Uruguay dengan skor tipis 1-0 berkat gol Pedro Pasculli.

Di babak perempat final Piala Dunia 1986, timnas Argentina berhasil menang 2-1 atas Inggris yang ditandai dengan dua gol legendaris Diego Maradona, satu gol dikenal sebagai ‘Hand of God’, dan satu gol lainnya dibuat Maradona setelah melewati beberapa pemain Inggris . Kiprah gemilang Argentina berlanjut di babak semifinal setelah menang 2-0 atas Belgia berkat gol yang diborong oleh Diego Maradona. Dalam perebutan juara Piala Dunia 1986,Argentina berhasil memenangi pertarungan ketat melawan Jerman Barat dengan skor 3-2.

diego-maradona

Berstatus sebagai juara bertahan, Argentina malah kalah 0-1 oleh Kamerun di pertandingan pembukaan Piala Dunia 1990. Untunglah pada pertandingan berikutnya Argentina menang 2-0 atas Uni Soviet. Hasil seri 1-1 dengan Rumani di pertandingan terakhir Grup B, membawa Argentina lolos ke babak selanjutnya sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Pada babak 16 besar Piala Dunia 1990, diluar dugaan Argentina berhasil menang 1-0 atas Brasil berkat gol Claudio Caniggia. Pada babak perempat final Argentina harus berjuang keras untuk menyingkirkan Yugoslavia melalui babak adu penalti. Pada babak semifinal, Argentina menghadapi tuan rumah Italia. Pada babak pertama Italia unggul 1-0 berkat gol Salvatore Schillacci. Argentina berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-67 lewat gol Claudio Caniggia. Argentina akhirnya sukses menyingkirkan Italia melalui babak adu penalti. Gol penalti penentu kemenangan Argentina dicetak oleh Maradona.

Pada babak final Piala Dunia 1990, Argentina kembali berjumpa lawan mereka di final Piala Dunia empat tahun sebelumnya, yakni timnas Jerman Barat. Argentina akhirnya kalah 0-1 oleh Jerman Barat setelah kebobolan gol penalti Andreas Brehme di penghujung babak kedua. Pada pertandingan final Piala Dunia 1990 ini Argentina mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain setelah Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti mendapatkan kartu merah.

Setelah kesuksesan di Piala Dunia 1986 dan 1990, timnas Argentina hanya bisa mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia tahun 1994 setelah kalah 2-3 oleh Rumania. Empat tahun berikutnya Argentina mencapai babak perempat final dan kalah 1-2 di babak ini oleh Belanda. Pada Piala Dunia tahun 2002 Argentina langsung tersingkir di babak grup karena mendapatkan hasil kalah 0-1 oleh Inggris, seri 1-1 dengan Swedia, dan hanya sekali menang 1-0 atas Nigeria.

Pada Piala Dunia tahun 2006 Argentina yang diunggulkan menjadi juara tersingkir di babak perempat final setelah kalah di babak adu penalti melawan Jerman. Empat tahun berikutnya Argentina kembali tersingkir di babak perempat final Piala Dunia setelah mengalami kekalahan telak 0-4 oleh Jerman.

NEXT –> Kilas Perjalanan Timnas Argentina Menuju Piala Dunia 2014
kursorKlik page 2 untuk baca halaman berikutnya

Check Also

Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes (Odds 0 - 1 1/4) Posisi Kedua Tim di Klasemen Liga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>