Home > All Articles > Pesta Juara Leicester City di King Power Stadium
juara Leicester City

Pesta Juara Leicester City di King Power Stadium

Pesta juara Leicester City di King Power Stadium dirayakan  dengan cara mengesankan. Leicester City menuntaskan laga kandang terakhir di musim ini dengan mengalahkan Everton 3-1. Hasil menang dalam laga kandang terakhir di King Power Stadium pada musim ini, menjadikan Leicester City mantap di puncak klasemen dengan perolehan 80 point. Sedangkan Everton di urutan 12 dengan koleksi 44 poin.

Sebelum laga dimulai, dalam rangka memeriahkan pesta juara Leicester City, penyanyi tenor legendaris Andrea Bocelli menyanyikan satu lagu dengan sangat merdu ditemani oleh Claudio Ranieri yang berdiri di samping.

Setelah pertandingan, trofi juara Liga Primer Inggris musim 2015/16, diberikan pihak FA (Football Association) kepada Leicester City. Kapten Wes Morgan mendapatkan kehormatan pertama mengangkat piala Liga Primer Inggris.

SEKILAS PERTANDINGAN

Baru lima menit kick off dimulai, Leicester City sudah membobol gawang tim tamu. Jamie Vardy yang baru main lagi selepas menyelesaikan masa hukuman bertanding, mencetak gol ke-23 di Liga INggris musim ini. Vardy menuntaskan bola umpan silang dari Andy King.

Lima menit berselang The Foxes mengancam kembali gawang Everton. Andy King menyundul bola umpan silang dari Riyad Mahrez. Dengan sigap kiper Joel Robles menangkap bola. N’golo Kante melepaskan tendangan kencang dari jarak jauh pada menit ke-28. Bola bisa diamankan oleh Joel Robles.

Menit ke-33, Andy King berhasil menjebol gawang Everton dengan sepakan kencang dari dalam kotak penalti. Skor berubah jadi 2-0 dan bertahan hingga jeda turun minum.

Beberapa saat setelah kick off babak kedua dimulai, Everton dua kali membahayakan gawang Leicester. Oumar Niasse melepaskan sepakan kencang, bola diamankan oleh Kasper Schmeichel. Lalu Schmeichel dengan kepalanya memblok bola sepakan Lukaku.

Menit ke-58, Kasper Schmeichel kembali mementahkan tembakan Lukaku. The Foxes membuat ancaman balasan dua menit kemudian melalui sepakan Christian Fuchs yang masih diantisipasi oleh Robles. Tak lama berselang Vardy dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Matthew Pennington. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Tendangan penalti diselesaikan Jamie Vardy dengan sempurna mengecoh Robles, membawa Leicester City unggul jauh 3-0.

Jamie Vardy kembali menebar ancaman pada menit ke-69 , menendang bola usai menerima umpan dari Mahrez. Bola masih dapat ditepis oleh Robles. Selang dua menit, Leicester mendapat tendangan penalti, setelah Jeffrey Schlupp dijatuhkan oleh Darron Gibson. Jamie Vardy kembali maju mengeksekusi penalti. Namun kali ini bola yang ditendang Vardy melesat tinggi di atas gawang. Vardy tampak kecewa berat gagal membuat hattrick.

Memasuki menit ke-81, umpan dari Darron Gibson diselesaikan dangan ciamik menjadi gol oleh Kevin Mirallas. Setelah mengecoh N’golo Kante, dengan mantap Mirallas menendang bola hingga masuk ke dalam gawang Leicester City. Skor berubah 3-1 dan bertahan hingga akhir pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN
LEICESTER CITY:
Kasper Schmeichel, Westley Morgan, Marcin Wasilewski, Danny Simpson, Christian Fuchs, N’golo Kante, Andy King, Riyad Mahrez (Demarai Gray 90+1), Marc Albrighton (Jeffrey Schlupp 67′), Shinji Okazaki (José Leonardo Ulloa 62′), Jamie Vardy
EVERTON:
Jan Robles, John Stones, Matthew Pennington, Bryan Oviedo, Leighton Baines, James McCarthy, Tom Cleverley (Darron Gibson 63′) , Aaron Lennon, Ross Barkley (Leon Osman 61′), Omar Niasse (Kevin Mirallas 63′), Romelu Lukaku

(k-228/foto: bbc.com)

Check Also

Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes

Prediksi Liga Prancis 2016/2017: Monaco vs Nantes (Odds 0 - 1 1/4) Posisi Kedua Tim di Klasemen Liga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>