Home > All Articles > Real Madrid : Apa yang bisa dipelajari dari Dortmund?
Real Madrid

Real Madrid : Apa yang bisa dipelajari dari Dortmund?

Madrid, Ulasbola.com – Tampil sebagai unggulan dengan memberikan keuntungan 1 1/4 kepada Dortmund, Madrid tampil seakan-akan dibawah tekanan, diluar dugaan pada babak pertama Madrid sempat tertinggal 1 – 2 oleh Dortmund, determinasi dan penampilan efektif dari anak-anak Juergen Klopp berhasil mengandaskan kreativitas lini tengah pasukan Madrid.

Selepas turun Mou melakukan pembenahan di Skuadnya, Modric dan Higuain yang tampil kurang memuaskan di ganti dengan Essien dan Callejon, Pergantian pemain ini menjadikan permainan Madrid menjadi lebih efektif dan tampil menyerang, akhirnya dimenit ke 85 Ozil menyamakan kedudukan menjadi 2 : 2 melalui tembakan bebas indah dari sudut kiri pertahan Dortmund yang tidak dapat diantisipasi oleh kiper Dortmund. Hingga pluit tanda babak kedua berakhir kedudukan tetap imbang 2 : 2.

Apa saja yang bisa dipelajari Madrid dari pertandingan melawan Dormund dini hari tadi, kami sarikan untuk anda :

  1. Sistem Rotasi yang dijalankan Real Madrid belum berjalan dengan baik, kemenangan 5 : 1 melawan zaragoza ternyata menguras fisik para pemain Madrid, Cristiano Ronaldo dkk terlihat sangat kelelahan, kecepatan yang menjadi salah satu ciri khas pemain-pemain Madrid begitu menurun dibandingkan pada saat pertandingan La Liga Sabtu lalu.
  2. Motivasi para pemain Madrid, real madrid bermain tanpa motivasi dan determinasi. Mereka seakan-akan tampil seadanya, terutama sang mega bintangnya, Cristiano Ronaldo seakan-akan bermain tanpa motivasi dan sering kehilangan bola, bahkan peluang emas di menit ke 41 tidak bisa dimanfaatkan dengan maksimal.
  3. Titik lemah adadi sektor kiri pertahanan Madrid, kehilangan Marcelo di sektor pertahanan kiri benar-benar membuat Madrid sangat lemah. 2 Gol yang diciptakan Dortmund dihasilkan dari sisi kiri pertahanan Madrid.
  4. Sistem 2 Playmaker tidak bekerja dengan baik, absennya Kheidera dan belum beraninya Mou menurunkan Essien sebagai starter di laga penting membuatnya terpaksa menurunkan duet Alonso dan Modric yang berarti Mou memainkan 2 playmaker lapangan tengah sekaligus, terbukti ini tidak berjalan efektif. Lini tengah Madrid terasa kurang berimbang karena tidak ada gelandang pekerja keras yang senantiasa menjaga kedalaman sekaligus mencari bola.

Ini pendapat kami, bagaimana pendapat anda?

Check Also

Liverpool vs Manchester United

Prediksi Liga Inggris 2016/2017: Liverpool vs Manchester United

Prediksi Liga Inggris 2016/2017: Liverpool vs Manchester United (Odds 0 - 1/4) Karakteristik Tim Liverpool KekuatanMenciptakan peluang tembakan …

sbbanner