Home > All Articles > Chelsea FC : 5 pelajaran dari Swansea
Di Matteo
photobucket.com

Chelsea FC : 5 pelajaran dari Swansea

Swansea City berhasil menahan kegarangan Chelsea FC dikandang mereka dengan skor 1 : 1, sekali lagi The Swan berhasil membuktikan diri menjadi salah satu tim yang sulit dijinakan jika bermain di kandang. Bayangkan saja hingga pekan ke 10 hanya Everton yang mampu menundukan mereka. Banyak pelajaran bagi Di Matteo dan jajaran direksi Chelsea dari pertandingan ini jika mereka ingin berkuasa di liga Inggris musim ini.

  1. Minimnya stok pemain tengah, kualitas pemain tengah cadangan mereka tidak sebanding dengan para pemain intinya, dengan jadwal yang padat seperti yang mereka hadapi saat ini membuat Di Matteo tidak bisa melakukan rotasi dengan baik. Terlihat sekali transisi menyerang dan bertahan di lini tengah mereka tidak dapat berjalan mulus. Beruntung Chelsea mampu mencetak gol terlebih dulu, apabila tidak bukan tidak mungkin mereka kalah didalam laga ini.
  2. Fernando Torres perlu istirahat, determinasi, motivasi dan kreativitas Torres benar-benar tidak tampak dalam pertandingan ini, Kontribusinya dalam permainan tadi sangat minim jika tidak ingin disebut tidak ada. Dengan tidak ada cadangan di sektor Striker Di Matteo terlalu memaksakan Torres untuk terus bermain disetiap pertandingan. Ini yang membuat kualitas Torres semakin hari semakin menurun, Chelsea harus secepatnya mencari solusi untuk memperbaiki lini ini jika ingin juara.Chelsea FC
  3. Mata adalah “mata” lapangan tengah Chelsea, tidak adanya Mata membuat lini tengah Chelsea seperti buta. Tidak ada arah, ritme dan kreativitas di sektor tengah membuat Chelsea tidak mampu menyerang dengan baik. Hazard, Oscar dan Torres tidak bisa bermain dengan optimal jika tidak ditopang dengan aksi brilian Mata.
  4. Di Matteo harus lebih sabar dalam melakukan pergantian pemain, pada saat unggul dari gol Moses sepertinya Di Matteo sudah menganggap pertandingan selesai dengan melakukan pergantian beberapa pemain yang bermain baik diantaranya Moses dan Oscar. Dengan pergantian ini Chelsea lebih bermain bertahan. Mencoba bermain bertahan dikala hujan turun lebat tentunya sangat sulit dan terbukti kesalahan kecil dilini belakang Chelsea harus dibayar mahal dengan Gol Hernandez.
  5. Di Matteo harusnya tidak mudah terpancing, Chelsea tampil seperti kehabisan tenaga rupanya pertandingan dengan Manchester United di pertengahan minggu kemarin betul-betul menguras energi Chelsea FC. Jika demikian maka Sir Alex berhasil “memancing” Chelsea untuk keluar pada laga League Cup dan hal ini akan menyebabkan fokus mereka di liga terganggu wal hasil MU berhasil mengambil pucuk pimpinan klasemen liga dari Chelsea. Seharusnya Di Matteo tidak perlu terlalu sentimentil menanggapi kekalahan mereka di Liga dari Setan Merah, sehingga Di Matteo tidak perlu merasa harus menang dalam laga League Cup hanya untuk membuktikan bahwa Chelsea bisa menang dari MU. Hal ini harus dibayar mahal karena Di Matteo terpaksa menurunkan beberapa pemain pilarnya dalam laga “balas dendam” kepada MU di League Cup. Yang berakhir mereka tidak bisa optimal di pertandingan melawan Swansea tadi.

Ini adalah pendapat kami menanggapi hasil pertandingan Swansea City vs Chelsea, bagaimana dengan pendapat anda?

Check Also

Slovenia vs England

Prediksi Kualifikasi Piala Dunia 2018: Slovenia vs England

Prediksi¬†Kualifikasi Piala Dunia 2018:¬†Slovenia vs England (Odds 3/4 - 0) 5 Pertandingan Terakhir Slovenia ( …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

sbbanner