Home > All Articles > Kasper Schmeichel Samai Prestasi Juara Sang Ayah
Kasper Schmeichel

Kasper Schmeichel Samai Prestasi Juara Sang Ayah

Tak mudah bagi seorang anak untuk lepas dari bayang-bayang kebesaran nama orang tuanya. Hal ini pula yang sekian lama dialami oleh Kasper Schmeichel. Dari nama belakangnya, semua penggemar sepak bola tahu bahwa Kasper merupakan anak dari kiper legendaris Peter Schmeichel.

Kasper Schmeichel yang dalam setiap kesempatan wawancara menolak dibandingkan dengan kehebatan ayahnya, pada musim ini berjasa besar membawa Leicester City menjadi juara Liga Primer Inggris. Kasper Schmeichel berhasil samai prestasi ayahnya.

Peter Schmeichel pertama kali menjadi juara Liga Inggris pada musim 1992/93 saat berusia 29 tahun 6 bulan, sama dengan jumlah umur Kasper saat ini. Kebetulan, Kasper dan Peter Schmeichel berposisi sama sebagai penjaga gawang.

Peter dan Kasper Schmeichel kini mencatatkan sejarah sebagai pasangan ayah dan anak kedua yang pernah menjadi juara Liga Primer Inggris. Pasangan ayah dan anak pertama yang membuat sejarah juara adalah Ian Wright dan Shaun Wright-Phillips. Titel juara perdana Liga Primer Inggris diraih Ian Wright bersama Arsenal pada tahun 1998. Sedangkan Shaun Wright-Phillips meraih gelar juara perdana Liga Primer Inggris bersama Chelsea pada tahun 2006.

peter kasper scheimechel

Peter & Kasper scheimechel/ bbc.com

Karir Kasper Schmeichel sempat suram sebelum membawa Leicester City. Kasper mengawali karir profesional bersama klub elit Manchester City, namun tak pernah bisa menembus tim utama selama empat musim berkarir di sana. Kasper bahkan lima kali dipinjamkan ke klub-klub divisi bawah.

Musim 2009/10, Kasper Schmeichel memutuskan pindah ke klub divisi 3 Liga Inggris, Notts County untuk bereuni kembali dengan mantan pelatihnya di Manchester City, Sven Goran Eriksson. Kasper berhasil membawa Notts County jadi juara divisi 3 Liga Inggris. Semusim berikutnya Kasper Schmeichel pindah ke Leeds United yang main di divisi 1 Liga Inggris (Championship Division).

Walau Kasper bermain bagus sepanjang musim, diluar dugaan Leeds United menjual Kasper ke Leicester City pada awal musim 2011/12. Sejak musim debut, Kasper Schmiechel selalu menjadi pilihan utama di depan gawang Leicester City.

Pada awal musim ini penampilan Kasper Schmeichel bisa dibilang buruk. Dalam sembilan pertandingan awal Premier League, Kasper tak bisa membuat cleansheet, kebobolan total 17 gol. Kasper baru bisa membuat cleansheet di pertandingan kesepuluh melawan Crystal Palace. Karena mampu membuat cleansheet perdana di Premier League musim ini, Kasper mendapat hadiah pizza dari pelatih Claudio Ranieri.

Setelah mendapat hadiah pizza dari Ranieri, penampilan Kasper kembali menurun. Hingga akhir tahun 2015, Kasper hanya sanggup membuat dua cleansheet dan kebobolan delapan gol dalam 8 pertandingan Liga Inggris.

Penampilan Kasper menanjak tajam begitu memasuki tahun 2016. Sebanyak 11 cleansheet dibuatnya dalam 17 pertandingan Liga Inggris, yang membantu banyak kesuksesan Leicester City menjadi juara.

(k-191/ foto: telegraph.co.uk )

Check Also

Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club (Odds 0 - 3/4) Karakteristik Tim Sevilla KekuatanMenyerang melalui sayapSangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>