Home > All Articles > Piala AFF: Terima kasih Timnas Indonesia
Timnas Indonesia

Piala AFF: Terima kasih Timnas Indonesia

Prestasi di Piala AFF bagi Timnas Indonesia menjanjikan sebuah mimpi yang nyata yakni rekonsiliasi sepakbola nasional, hal ini terlihat ketika Andik Vermansyah mencetak gol kemenangan ketika Indonesia berhadapan dengan Singapura dia mempersembahkannya untuk publik yang membenci Timnas, ini adalah sindiran bagi masyarakat kita, karena sebagian masyarakat kita masih berpendapat bahwa skuad ini (yang ada sekarang) adalah bukan kekuatan sesungguhnya sepakbola Indonesia.

Mimpi bahwa prestasi adalah pintu rekonsiliasi boleh jadi benar, kemenangan 1 : 0 atas Singapura, membuka mata rakyat Indonesia bahwa dengan separuh sayap-pun Garuda masih mampu terbang tinggi, setelah kemenangan tersebut dukungan dari publik sepakbola tanah air mulai mengalir secercah harapanpun muncul agar kita mampu meladeni Malaysia untuk meraih mimpi REKONSILIASI.

Apa boleh buat mimpi tersebut sirna ditangan Malaysia, Garuda tersungkur dengan skor 2 : 0 tanpa balas, seluruh pendukung Timnas kembali kecewa, karena Skuad Garuda yang didukungnya saat ini tersingkir lebih awal. Kekecewaan ini memang tidak bisa dihilangkan akan tetapi kita harus ingat bahwa para pemain dan ofisial tentunya lebih kecewa lagi karena mereka sudah bermimpi untuk mempersembahkan piala ini kepada publik negeri sendiri demi rekosiliasi sepakbola nasional bisa terjadi.

Timnas Indonesia kalah dari Malaysia

Itulah kalimat yang bisa dibaca diseluruh media baik yang ada ditanah air maupun yang ada diluar negeri khususnya negara-negara kawasan ASEAN, dimata dunia Internasional kekalahan ini adalah murni kekalahan Indonesia, dan bukan kekalahan sebagian dari kita (PSSI atau KPSI). Oleh karena itu sudah selayaknya kita harusnya mendukung rekonsiliasi demi Timnas kita dan bukan sebaliknya.

Akan tetapi jalan rekonsiliasi sepertinya masih sangat terjal dan jauh, dan benih-benih kebencian masih berterbangan disana-sini. Sampai-sampai masyarakat sendiri sudah terbelah dua dan mulai lupa akar permasalahan dalam sengketa ini, mediapun sudah tidak jelas lagi memberitakan sepak terjang yang terjadi boleh jadi yang salah sudah dibenarkan dan yang benar dikaburkan.

Pemerintah harus turun tangan

Ditengah perselisihan yang tak berujung ini, masyarakat selalu berharap pemerintah bisa bertindak tegas menyelesaikan permasalahan ini. Mana mungkin bisa ada izin pertandingan sepak bola dikeluarkan ketika Timnas kita tengah berjuang merebut piala AFF? Dimanakah hati nurani para pejabat kita?

Entah sampai kapan sengketa sepak bola ini akan berlangsung, yang pasti tindakan oknum yang bersengketa sudah mulai menjadi-jadi, ketika Timnas melakukan persiapan beberapa klub bahkan jelas-jelas melarang para pemainnya bergabung. Ini adalah sebuah ajakan pengkhiatan yang serius karena sekali lagi kekalahan Timnas bukan kekalahan PSSI semata akan tetapi kekalahan BANGSA INDONESIA.

Anehnya tidak ada pasal hukum yang bisa menjerat oknum pengurus klub tersebut, mereka seolah-oleh memiliki hak untuk menahan para pemainnya untuk tidak bergabung di Timnas, jika hal ini dibenarkan, apalagi yang bisa diharapkan dari bangsa ini?? Dimana hukum jika semua orang bisa lari dari ajakan bergabung ke Timnas dengan seenak-nya?

Oleh karena itu dalam hal ini pemerintah harus tegas, masyarakat sudah pintar dan mengetahui siapa yang benar dan siapa yang salah dalam permasalahan ini. Jika pemerintah memang ingin mempersatukan sepak bola ditanah air, sebenarnya mudah sekali tanpa mencampuri masalah PSSI karena yang perlu dilakukan hanyalah “membatasi izin pertandingan” sepak bola profesional yang tidak bersinergi dengan kepentingan Timnas.

Dengan demikian tidak adalagi klub yang bisa mangkir dari pemanggilan Timnas dan tidak ada lagi pasal-pasal kontrak antar pemain dan klub yang perlu ditakuti para pemain, karena jelas tidak ada kompetisi tandingan ketika Timnas sedang berlaga.

Apresiasi yang tinggi

Apapun yang terjadi, sudah sepantasnya para pemain yang berlaga di Piala AFF mendapatkan apresiasi dari kita. Mereka telah berjuang maksimal kita semua bisa menyaksikan itu, hanya keberuntungan yang belum berpihak kepada kita.

Ucapan hormat dan terima kasih, sangat pantas diberikan kepada mereka tanpa menyinggung hasil yang mereka dapatkan. Sekali lagi kekalahan ini bukan hanya kekalahan mereka, akan tetapi kekalahan ini adalah kekalahan BANGSA INDONESIA. Maju terus GARUDA ku! Dan jangan pernah menyerah!!

Check Also

Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club (Odds 0 - 3/4) Karakteristik Tim Sevilla KekuatanMenyerang melalui sayapSangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>