Home > All Articles > Roberto Mancini Mengadu Nasib di Liga Turki
roberto mancini

Roberto Mancini Mengadu Nasib di Liga Turki

Roberto Mancini akhirnya tak menganggur lagi pasca dipecat Manchester City pada akhir musim lalu. Roberto Mancini menyepakati kontrak kerja sama dengan klub raksasa Liga Turki, Galatasaray hingga tiga musim ke depan. Roberto Mancini akan mendapatkan gaji 3,5 juta Euro untuk musim ini dan 4,5 juta Euro untuk sisa dua tahunnya.

Roberto Mancini sendiri mengaku senang dengan karir barunya ini. Roberto Mancini pun mengaku tidak sabar untuk melakoni laga perdananya bersama Galatasaray di matchday kedua Liga Champions  melawan Juventus malam nanti.

Galatasaray menjadi tim kelima yang ditangani Roberto Mancini sepanjang karir kepelatihannya. Sebelumnya, Mancini  pernah melatih Fiorentina pada 2001-02, Lazio (2002-04), Inter Milan (2004-08), dan Manchester City (2009-13).

Dalam karir kepelatihannya Roberto Mancini selalu berhasil mempersembahkan trofi juara kompetiis domestik buat tim yang dibseutnya. Roberto Mancini mempersembahkan gelar juara Coppa Italia tahun 2001 buat Fiorentina. Lazio diberinya gelar juara Coppa Italia tahun 2004. Tiga gelar juara Liga Italia Serie A serta dua trofi juara Coppa Italia dipersembahkan buat Inter Milan. Sedangkan buat Manchester City, Roberto Mancini mempersembahkan gelar juara Liga Primer Inggris 2011-2012 dan Piala FA musim 2010-2011.

Hanya saja prestasi Roberto Mancini sebagai pelatih di kompetisi Eropa tak sehebat di level domestik. Prestasi terbaik Roberto Mancini di Liga Champions adalah saat dua kali membawa Inter Milan mencapai babak perempat final pada musim 2004-2005 dan 2005-2006. Bahakan di dua musim sebelumnya, Roberto Mancini gagal total bersama Manchester City di ajang Liga Champions. Manchester City tak sekalipun bisa lolos dari fase grup Liga Champions.

Sekarang bersama Galatasaray, kapasitas Mancini sebagai pelatih diuji kualitasnya. Untuk merebut gelar juara Liga Turki tentu bukan hal yang sulit dicapai Roberto Mancini bersama Galatasaray karena timnya berisi deretan pemain-pemain terbaik di Turki plus pemain-pemain bintang top seperti Drogba Sneijder, dan Albert Riera. Jika musim ini Roberto Mancini gagal membawa Galatasaray juara Liga Turki, ini merupakan sebuah kegagalan total.

Roberto Mancini minimal setidaknya bisa membawa Galatsaray berprestasi di pentas Eropa, paling tidak bisa menyamai prestasi pelatih sebelumnya Fatih Terim yang bisa membawa Galatasaray mencapai babak perempat final Liga Champions. Dan ujian pertama Mancini di pentas Liga Champions bakal dimulai malam nanti, menghadapi klub asal negaranya Italia, Juventus.

(yos mo )

Check Also

Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club

Prediksi La Liga 2016/2017: Sevilla vs Athletic Club (Odds 0 - 3/4) Karakteristik Tim Sevilla KekuatanMenyerang melalui sayapSangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>