Ulasan Terkini
Home > All Articles > Ulas Laga: Chelsea vs Rubin Kazan
Ulas Laga: Chelsea vs Rubin Kazan

Ulas Laga: Chelsea vs Rubin Kazan

Rafael Benitez telah memastikan diri akan mundur menangani Chelsea pada akhir musim nanti. Walaupun sejak menangani Chelsea tak pernah mendapat dukungan dari fans dan manajemen Chelsea, Rafael Benitez ingin memberikan persembahan terbaik buat Chelsea sebelum dirinya pergi yaitu memberi gelar juara Liga Europa buat The Blues Chelsea.

Saat Rafa Benitez ditunjuk untuk menggantikan Roberto Di Matteo sebagai manajer Chelsea, fans dan manajemen klub tidak sependapat dalam penunjukkan Benitez sebagai manajer. di satu pihak menilai bahwa Rafa Benitez adalah seorang manajer aji mumpung yang sedang menganggur dan juga eks manajer klub rival Liverpool, sementara di pihak lain menganggap bahwa Rafa Benitez adalah manajer berprestasi dengan pengalaman segudang yang bisa menyelamatkan Chelsea. Hingga saat ini Rafa Benitez sudah menunjukkan kapasitas sebagai manajer jempolan dengan membawa Chelsea melaju hingga babak semifinal Piala FA, melaju ke perempat final Liga Europa, dan mengagkat posisi Chelsea ke zona empat besar Liga Primer Inggris.

Jumat dinihari nanti Chelsea akan menjamu Rubin Kazan di leg pertama perempat final Liga Europa. Chelsea sangat diunggulkan bisa mengatasi perlawanan Rubin Kazan. Selain Chelsea merupakan juara Liga Champions musim lalu, Rubin Kazan baru pertama kali ini bisa mencapai babak perempat final Liga Europa, jadi perbedaan kekuatan dan pengalaman tampil di kompetisi level tinggi harusnya bisa membuat Chelsea dengan mudah mengatasi perlawanan Rubin Kazan.

Hanya saja Chelsea tak boleh terlalu menganggap remeh kubu Rubin Kazan. Tim Rusia ini sebelumnya bisa menaklukkan dua tim kuat,yaitu juara Liga Europa musim lalu Atletico Madrid dan juara Liga Champions 2010 Inter Milan. Kekuatan utama Rubin Kazan saat ini bertumpu pada pemain-pemain yang pernah malang-melintang bermain di La Liga Spanyol seperti Pablo Orbaiz, Salomon Rondon, Cesar Navas, dan Ivan Marcano. Karena itu karakter permainan Rubin Kazan mirip dengan gaya permainan klub-klub Spanyol. Karena Rafael Benitez juga pernah sukses di La Liga Spanyol bersama Valencia, maka Rafa bisa dengan mudah bisa mengetahui kelemahan dan kekuatan permainan Rubin Kazan yang bergaya main ala klub Spanyol.

Rafel Benitez sendiri dengan jelas mengutarakan bahwa menjuarai Liga Europa menjadi prioritas utamanya musim ini, tanpa mengenyampingkan niat klub masuk empat besar Liga Primer Inggris. Tidak terlalu mengherankan mengapa Rafa Benitez lebih ngebet menjuarai Liga Europa. Manajer interim Chelsea ini tahu bahwa ia tak akan berada di Chelsea musim depan, tapi ia membutuhkan sebuah prestasi dan menjuarai Liga Europa akan terlihat bagus di CVnya sebagai manajer. Finis di peringkat 4 Liga Primer Inggris bukanlah prestasi yang membanggakan buat Rafa Benitez.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top
sbbanner
.vaporitz.com